Website Resmi PCNU Kabupaten Semarang
Home » , , » Banser Sebagai Benteng Ulama dan NKRI

Banser Sebagai Benteng Ulama dan NKRI


PCNUKABSEMARANG.OR.ID : Bupati Tegal, Enthus Susmono mengatakan, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) adalah Banteng Ulama dan Benteng NKRI. Oleh karena itu sudah sepatutnya Banser harus tetap teguh mengawal NKRI dari rong-rongan pihak yang akan meruntuhkan NKRI.

Hal itu ditegaskan Enthus Susmono saat menghadiri Pendidikan dan Latihan Barisan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser) Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Tarub pekan lalu di Pondok Pesantren Al Amin Desa Bulakwaru Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal.

“Selain menjaga NKRI, Banser harus berani menjaga ulama yang berfaham Ahlussunah Waljamaah An Nahdliyah. Oleh karena itu perintah Ulama melalui garis organisasi Nahdlatul Ulama harus dilaksanakan, sebagai bentuk ketaatan kita terhadap ulama,” tegas Mantan Kasatkorcab Banser Tegal itu.

Sementara itu, Kasatkorcab Banser Kabupaten Tegal, M. Mazhadi Zaeni mengajak semua Banser untuk bersaudara dan tetap memegang teguh nilai ketaatan kepada ulama.

“Selamat datang sahabat, mulai hari ini sahabat adalah saudaraku, kuterima dengan tangan terbuka sahabat. Apakah sahabat mau menerima saya sebagai saudara?” ungkap Zaeni yang disambut jawaban haru dari peserta.

Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Tarub Haryono menjelaskan, Diklatsar Banser PAC Ansor Kecamatan Tarub berlangsung 26-28 Januari 2018 dan diikuti oleh 160 Peserta yang terdiri dari wilayah Kecamatan Tarub sebanyak 80 orang, sedang sisanya dari utusan Kecamatan lain.

Diantaranya yakni Pangkah, Adiwerna, Bumijawa, Bojong, Lebaksiu dan Dukuhwaru. Ini melampaui Target dari jumlah peserta yang tadinya hanya 100 orang. “Jumlah ini merupakan kebanggaan sendiri mengingat ini adalah Diklatsar Banser pertama di Kecamatan Tarub,” ujarnya

Menurutnya Diklatsar ini adalah Diklatsar Pertama di Kecamatan Tarub, setelah 10 tahun lebih GP Ansor Kecamatan Tarub bangkit dari kevakuman. Diklatsar Banser diharapkan dapat mengeliatkan kembali Banser di Kecamatan Tarub.

“Karena Banser merupakan Pasukan NU, maka dengan adanya penambahan jumlah Pasukan Banser, dapat memperkuat eksistensi NU di Kecamatan Tarub,” pungkasnya.

Sebagai akhir dari proses Diklatsar adalah pembaiatan yang dilaksanakan oleh Kasatkorcab dengan membacakan naskah baiat yang ditirukan oleh seluruh peserta. Dilanjutkan dengan penghormatan bendera Merah putih, Bendera NU, bendera Ansor dan Bendera Banser kemudian penyiraman air bunga yang diiringi tangis para peserta Diklatsar.

Sumber : NU Jateng
Silakan bagikan informasi dan artikel ini, semoga menjadi amal ibadah bagi Anda! Aamiin
Comments
0 Comments

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PENGUMUMAN

PENGUMUMAN
Mau Pasang Iklan silakan hubungi
email : pcnukabsemarang@gmail.com
atau WA : 0856 - 4146 - 3589

FANPAGE RESMI

BERITA POPULER

 
Template Design by Creating Website Published by Partner Sejati