Website Resmi PCNU Kabupaten Semarang
Home » , , , , » MKNU Teguhkan Ideologi Aswaja dan Kawal Keutuhan NKRI

MKNU Teguhkan Ideologi Aswaja dan Kawal Keutuhan NKRI


UNGARAN - Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) di Ponpes Al Masudiyah Blater, Jimbaran, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat-Minggu (19-21 Januari) lalu, merupakan yang pertama dilakukan di Jateng. Sebanyak 75 peserta dari pengurus PCNU, badan otonom, dan lembaga PCNU mengikuti kegiatan yang bertujuan meneguhkan ideologi ahlussunah waljamaah (aswaja) itu.

Selain itu, MKNU untuk meneguhkan keutuhan NKRI dari upaya-upaya yang ingin merongrong NKRI. Wakil Sekjen PBNU Sulthonul Huda saat membuka acara mengatakan, MKNU merupakan kegiatan resmi PBNU yang baru dilakukan setahun terakhir. ‘’MKNU dilakukan pertama kali oleh pengurus PBNU dan lembaga, Rois Am, Katib Am, tanfidziyah, dan semua pengurus teras. MKNU dikhususkan untuk pengurus inti di masing-masing struktur. MKNU harus dilakukan karena menjadi syarat pengurus struktural,’’ kata Sulthon, Jumat lalu.

Menurutnya, tantangan pokok saat ini adalah serangan terhadap Aswaja NU. Pada kesempatan pembukaan MKNU itu, hadir Ketua LP Maarif Pusat Arifin Junaidi, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Semarang Ahmad Hanik, serta tuan rumah pengasuh Ponpes Al Masudiyah KH Ahmad Fauzan. Penutupan MKNU pada Minggu (21/1) dihadiri Bupati Semarang dokter Mundjirin. KH Ahmad Fauzan menegaskan, MKNU digelar sebagai tindak lanjut muktamar Jombang.

‘’Semua putusan NU harus diteruskan. Wasiat para guru harus menghidupkan NU,’’ tandasnya. Ketua PCNU Ahmad Hanik mengatakan, PCNU menerima surat dari PBNU agar menggelar kali pertama MKNU di Jateng. ‘’Semoga MKNU di Kabupaten Semarang menjadi contoh baik untuk daerah lain. MKNU ini dimaksudkan untuk meneguhkan ideologi dan faham ahlussunnah wal jamaah,’’ kata Hanik.

Sementara itu, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan MKNU yang ingin menjaga dan mengawal keutuhan NKRI. ‘’Kader punya militansi, tangguh menghadapi tantangan. Sebagai perwakilan kepala daerah, saya mengapresiasi para ulama dalam mendukung pembangunan di daerah ini,’’ kata Ngesti.

Para peserta MKNU juga dibaiat untuk setia dan membela ajaran Islam ahlussunah wal jamaa annahdhiyah, menjunjung tinggi martabat ulama dan organisasi serta memuliakan warga NU. Selain itu, peserta juga harus setia dan mempertahankan Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peserta MKNU siap menjalankan garis perjuangan dan titah pimpinan NU, dan bersedia melaksanakan rencana tindak lanjut MKNU. Usai kegiatan, peserta mendapat sertifikat MKNU.
Silakan bagikan informasi dan artikel ini, semoga menjadi amal ibadah bagi Anda! Aamiin
Comments
0 Comments

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PENGUMUMAN

PENGUMUMAN
Mau Pasang Iklan silakan hubungi
email : pcnukabsemarang@gmail.com
atau WA : 0856 - 4146 - 3589

FANPAGE RESMI

BERITA POPULER

 
Template Design by Creating Website Published by Partner Sejati