Website Resmi PCNU Kabupaten Semarang
Home » » Ketua PBNU Tidak Setuju Presiden Minta Maaf kepada Bekas Anggota PKI

Ketua PBNU Tidak Setuju Presiden Minta Maaf kepada Bekas Anggota PKI


KEDIRI, Pcnukabsemarang.or.id  - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj menyatakan tidak setuju terhadap niat Presiden Joko Widodo yang akan meminta maaf kepada keluarga bekas anggota Partai Komunis Indonesia. 

"Saya  dan NU tidak sependapat. Begitupula TNI juga tidak sependapat," kata Said Aqil Siradj saat menghadiri Musyawarah Kerja Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (1/9/2015). 

Menurut Said, permintaan maaf itu tidak perlu dilakukan karena proses rekonsiliasi sudah berjalan dan stabilitas nasional saat ini sudah membaik. Persoalan ini, hemat dia, adalah bagian dari sejarah masa lalu yang tidak perlu lagi diungkit. "Tidak usahlah minta maaf. Yang melakukan kesalahan sudah generasi masa lalu," imbuhnya. 

Persoalan itu, menurut dia, tidak perlu lagi digali karena malah akan menambah panjang polemik. Sebelumnya, Presiden Jokowi dikabarkan akan meminta maaf kepada keluarga korban anggota PKI yang menjadi korban pelanggaran HAM di zaman Orde Baru. 

Permintaan maaf itu saat ini masih digodok mekanismenya. Isu PKI belakangan mencuat ke permukaan. Setidaknya dengan munculnya kembali lambang atau simbol partai tersebut dalam karnaval budaya yang berlangsung di Madura beberapa pekan lalu.
Silakan bagikan informasi dan artikel ini, semoga menjadi amal ibadah bagi Anda! Aamiin
Comments
0 Comments

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

PENGUMUMAN

PENGUMUMAN
Mau Pasang Iklan silakan hubungi
email : pcnukabsemarang@gmail.com
atau WA : 0856 - 4146 - 3589

FANPAGE RESMI

BERITA POPULER

 
Template Design by Creating Website Published by Partner Sejati